Posted on Juli 1, 2009 by kewirausahaan syariah
Berikut jawaban Ustadz Muhammad Arifin bin Badri, MA atas pertanyaan hukum transaksi forex online
DIarsipkan di bawah: Bisnis Online, Ekonomi Islam, Fiqh Jual Beli, Makelar (Broker), Pasar/Bursa Valas & Saham | Ditandai: forex exchange, forex online | Leave a Comment »
Posted on Juli 1, 2009 by kewirausahaan syariah
Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan yang disampaikan di milis pm-fatwa@yahoogroups.com
DIarsipkan di bawah: Ekonomi Islam, Fiqh Jual Beli, Pasar/Bursa Valas & Saham, Riba & Bahayanya | Ditandai: jual beli emas dengan tenggang waktu, riba fadhl | Leave a Comment »
Posted on Juni 29, 2009 by kewirausahaan syariah
syarat-jual-beli
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi.
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: jual beli, syarat jual beli | Leave a Comment »
Posted on April 7, 2009 by kewirausahaan syariah
Oleh :Al-Lajnah Ad-Daa-imah Lil Buhuuts Al-Ilmiyah Wal Ifta
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli, Pasar/Bursa Valas & Saham, Riba & Bahayanya | Ditandai: bursa, money changer, valas, valuta | Leave a Comment »
Posted on Maret 25, 2009 by kewirausahaan syariah
Setiap orang tidak mungkin bisa lepas dari orang lain yang menutupi kebutuhannya.
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: beli, jual, panjar, uang muka | Leave a Comment »
Posted on Maret 2, 2009 by kewirausahaan syariah
Definisi Buyu’
Kata buyu’ adalah bentuk jama’ dari bai’ artinya jual-beli. Sering dipakai dalam bentuk jama’ karena jual-beli itu beraneka ragam bentuknya.
Bai’ Secara istilah ialah pemindahan hak milik kepada orang lain dengan imbalan harga. Sedangkan syira’ (pembelian) ialah penerimaan barang yang dijual (dengan menyerahkan harganya kepada si penjual). Dan seringkali masing–masing dari kedua kata tersebut diartikan [...]
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: beli, fiqh, jual | Leave a Comment »
Posted on Maret 2, 2009 by kewirausahaan syariah
1. Jual Beli secara Gharar (yang tidak jelas sifatnya) Yaitu segala bentuk jual beli yang di dalamnya terkandung jahalah (unsur ketidakjelasan), atau di dalamnya terdapat unsur taruhan atau judi. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata, “Rasulullah telah mencegah (kita) dari (melakukan) jual beli (dengan cara lemparan batu kecil) dan jual beli barang secara gharar.” (Shahih: [...]
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: beli, jual, terlarang | 2 Komentar »
Posted on Maret 2, 2009 by kewirausahaan syariah
1. Khamer (Minuman Keras)
Dari Aisyah ra, ia berkata: Tatkala sejumlah ayat akhir surat al-Baqarah turun, Nabi saw keluar (menemui para sahabat) lantas bersabda (kepada mereka), “Telah diharamkan jual beli arak.” (Muttafaqun’alaih: Fathul Bari IV: 417 no: 2226, Muslim III: 1206 no: 1580, ‘Aunul Ma’bud IX: 380 no: 3473, dan Nasa’i VII: 308).
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: barang dilarang jual beli | Leave a Comment »
Posted on Maret 2, 2009 by kewirausahaan syariah
“Siapa saja yang menahan anggur ketika panen hingga menjualnya pada orang yang ingin mengolah anggur tersebut menjadi khomr, maka dia berhak masuk neraka di atas pandangannya.” (HR. Thobroni dalam Al Awsath.
DIarsipkan di bawah: Fiqh Jual Beli | Ditandai: beli, halal, haram, jual | Leave a Comment »